Daily Archives: 7 April 2009

TELEKINETIK DALAM PANDANGAN ILMIAH


Anda pernah menyaksikan kemanpuan untuk menggerakkan benda jarak jauh? Anda menyangka bahwa itu hanya permainan sulap dengan teknik dan efek-efek canggih tertentu atau itu bagian dari sihir dengan bantuan jin untuk menyesatkan ummat manusia. Padahal prasangka anda belum tentu merujuk suatu kebenaran ilmiah.

Profesor Leonid L Vasiliew, seorang pionir penelitian parapsikologi di Soviet yang terkenal karena kecermatannya penelitian secara ilmiah. Dalam suasana yang bermusuhan terhadap bukti tentang kehadiran daya metafisika dengan ilmu pengetahuan pada waktu itu. Ia harus mengambil tindakan-tindakan pencegahan guna menjamin supaya tidak seorang pun dapat menentang pernyataannya. Dalam buku Myterius Pheonemena Of Human Psyche. University Books, New York, 1965, ia ceritakan mengenai tindakan pencegahan secara cermat yang dilakukan dua peneliti prancis guna membuktikan kenyataan daya metafisika yang digunakan untuk menggerakkan benda tanpa menyentuh lewat telekinesis.

Seorang penganut spiritual terkenal, Rudi Schneider, dites oleh Direktur Institut Metapsikologi di Paris, Eugene Osty dengan bantuan Marcel Osty, anaknya. Scneider yang tangan dan kakinya dipegangi oleh dua orang peneliti selama berlangsungannya tes, duduk agak jauh dari meja tempat diletakkannya barang yang harus ia gerakkan, yaitu sebuah saputangan. Meja dan saputangan dijaga infra merah, dipantau dengan sebuah galvanometer. Peralatan lainnya termasuk sebuah kamera dikontrol dengan sinar utraviolet. Jadi segalah trik sulap tidak mungkin bisa dilakukan Schneider.

Susunan ini dibuat karena pada percobaan sebelumnya yang dimaksudkan hanya untuk mencegah adanya tipuan, telah terlaksana kemurnian kegiatan telekinetik Schneider dan saputangan itu digerakkan , tapi tidak dapat diperlihatkan dan ditunjukkan bagaimana proses saputangan itu bergerak. Schneider pada waktu itu, bahwa ada benda yang tak tampak bagi orang lain tapi tampak bagi dia sendiri, muncul dari badannya; ia dapat menguasai benda itu, dan ia gunakan untuk menggerakkan saputangan itu. Percobaan yang baru oleh otsy guna mengetes kebenaran adanya benda yang tak tampak itu.

Hasilnya sangat mengejutkan orang-orang pada waktu itu (1930-1931), karena tes ini seluruhnya menunjukkan hasil yang sesuai benar dengan yang dikatakan oleh Rudi Schneider. Saputangan itu bergerak, tanpa ada benda lain yang menggerakkannya, tapi pencatat galvanometer menunjukkan bahwa ada sejenis “kekuatan” yang jelas telah menembus sinar infra merah pada saat saputangan itu digerakkan. Otsy melaporkan percobaan mereka dalam revue metapsychique (#6, 1931 dan # 1&2 1932)

Vasilliev menyatakan terkejut, bahwa tidak ada orang yang menanggapi laporannya untuk menyanggah atau menpertentangkannya, dan tidak ada orang yang mengajukannya sebagai ilmu pengetahuan baru menuju perhatian dunia pada umumnya. Hal itu mungkin disebabkan oleh karena tidak ada orang yang menyukai laporan itu. Bukti tentang adanya “kekuatan telekinetik” mungkin menyinggung atau menghinakan para materialis, sedangkan bukti tentang “kekuatan” bersifat mirip kebendaan yang digunakan mungkin menyinggung atau menghinakan para ahli parapsikologi.

kemanpuan yang dipergunakan schneider tentulah “kekuatan telekinetik bukan bagian dari badan fisiknya, kekuatan itu pastilah sama dengan “ectoplasma” dari kemediuman fisik, sebagai “benda astral” dan dipergunakan orang yang melakukan perjalanan astral atau meraga sukma.

“benda astral bagian ectoplasma” ini dapat dimunculkan dari berbagai daerah badan kita. Solar plexus dan puncak kepala merupakan tempat yang sering dipergunakan, tapi seluruh permukaan badan dapat mengeluarkan “benda astral” itu. “benda astral” itu berbeda-beda kepadatannya sesuai dengan kenyataan, apakah “benda astral” dikeluarkan dari tingkat astral tinggi atau rendah. Bagi sebagian besar keperluan “kemanpuan paranormal” tidak dipergunakan tingkatan astral rendah, karena dengan melakukan hal itu dapat menyebabkan kekacauan badan fisik yang tidak menyenangkan. Dalam kasus percobaan diatas, schneider mungkin menpergunakan badan astral tingkat tinggiyang padat tetapi sebetulnya kurang perlu bagi percobaan itu, karena dengan menggunakan badan astral tingkat rendah pun dapat dilakukannya dengan aman.

Dikatakan pula, bahwa kecepatan pernafasan Schneider selama percobaaan tersebut mencapai angka 200-300 permenit, atau kira-kira 18 kali diatas kecepatan normal. Para ahli parapsikologi menganggap hal itu tidak perlu gunas mencapai kondisi sedemikian sebelum bisa melakukan telekinesis atau kemediumanan fisik.

Selain itu, terdapat banyak contoh mengenai keluarnya badan astral dari badan yang tanpa disengaja. Misalnya pada fenomena-fenomena bunyi-bunyian hantu di malam hari yang membuat seseorang ketakutan, tapi sebenarnya adalah bahwa bunyian ditimbulkan oleh bada astral sendiri. Adapula kejadian telekinesis yang terjadi secara spontan dan sering terjadi pada orang yang mengatakan “saya hanya melihat piring itu, kemudian ia seakan-akan meloncat dari meja!” biarpun begitu, domontrasi schneider kadang-kadang menunjukkan kepada kita betapa dekatnya dengan tingkat fisik bahan astral.

Mungkin ada masih bertanya mengenai sumber atau inti kekuatan telekinetik ini. Telekinetik secara umum adalah kemanpuan pikiran hanya dengan pikiran untuk menggerakkan benda tanpa menpergunakan daya bobot atau sarana lainnya. Maka, daya konsentrasi yang dipergunakan untuk menggerakkan benda-benda dalam hal ini hanya menfokuskan pikiran dan energi.

Anda masih penasaran dengan kekuatan telekinetik bisa dibuktikan sendiri dengan latihan-latihan yang dirumuskan oleh para ahli parapsikologi dunia. Latihan memerlukan sebuah pendulum (bisa cincin yang ringan diikat benang) yang diikatkan kira-kira 15 inchi diatas meja. Duduklah menghadap pendulum dan berupayalah menggerakkannya dengan menpergunakan daya konsentrasi anda. Ketika anda melakukan ini, anda harus menrilekskan pikiran dan badan. Ingat akan prinsip membiarkan dan menperhatikan proses pemusatan pikiran dengan konsentrasi penuh pada pendulym, tanpa mengharapkan keberhasilannya.

Nah dengan tenang dan penuh percaya diri, tetapi anda menfokuskan pikiran pada pemdulum: bukan hanya pada permukaannya, tetapi menfokuskan pikiran seakan menguasai seluruh pendulum dengan perasaan.

Berikutnya adalah tindakan yang harus serasi dengan apa yang terjadi sebelumnya. Maka dengan tetap menpertahankan keadaan santai, mulailah proses penkhayalan visualisasikan pemdulum bergerak biarpun sebenarnya masih tetap diam. Gambarkan gerakan itu tanpa mencemaskan hasilnya. Tanpa upaya “memaksakan hasilnya” pendulum bergerak..

Anda harus memulai merasakan dengan santai gerakan-gerakan pendulum itu secara berirama dan teratur sambil terus membayangkan gerakan pendulum. Teruskanlah bayangan yang dikhayal itu, makin lama makim kuat dalam bayangan ada, sampai pendulum yang ada pandang mulai bergerak

Setelah anda berhasil melakukan hal di atas, proses bisa dibalik, anda gerakkan pendulum dengan tangan. Setelah bergoyang anda upayakan menghentikan goyangan dengan daya telekinetik, kemudian anda lihat arah goyangannya. dua orang dapat melakukan proses telekinesis secara bersamaan dengan arah goyangan sama atau dengan arah goyangan yang berlawanan

Syarat untuk berhasil dalam latihan telekinetik adalah kemanpuan untuk relax secara penuh dan memfokuskan konsentrasi tanpa gangguan. Dengan sendirinya konsentrasi adalah salah satu hal mudah yang bisa dilakukan seseorang. Sedeharna saja yaitu dengan menyadari satu hal tanpa gangguan, dan memunculkan tingkat intensitas ketika melihat gambar film yang menakjubkan. Pada latihan sebenarnya hampir mustahil untuk mempertahankan konsentrasi selama jangka weaktu panjang disebabkan perhatian bawah sadar lebih banyak pada aktivitas sehari-hari. Seorang tekinetis pemula harus bersungguh-sungguh menlatih konsentrasi secara penuh.

Sikap pikiran yang terbaik demi pengembangan latihan telekinetik adalah gabungan antara konsentrasi serius dan keadaan pikiran dan tubuh yang santai yang harus dicegah adalah kebosanan, ketegangan dan konsentrasi terlalu berat. Anda harus memiliki prinsip “membiarkan – berlalu” putuskan tujuan anda dengan jelas selanjutnya peliharalah konsentrasi dengan kondisi santai, tanpa terlalu mengharapkan hasilnya. Bersabarlah dalam berlatih dengan menikmati proses latihan dari awal sampai akhir.

sumber : Yoddy Hendrawan (081519843440)

Natural Health Blogs - BlogCatalog Blog Directory

Chi Kung untuk terapi aura dan kecantikan!


Secara sederhana Chi Kung seringkali diterjemahkan sebagai ‘Ilmu Pernapasan’. Ini karena napas merupakan salah satu unsur yang utama dalam berlatih Chi Kung. Dengan perantaraan napaslah tubuh menghisap Chi dari udara / alam.

Tetapi ada juga yang menyebutnya ‘Ilmu Tenaga Dalam’. Ini karena Chi Kung bisa membangkitkan energi yang tidak hanya dihasilkan oleh otot, sebuah energi misterius yang memancar dari dalam tubuh.

Pada dasarnya Chi Kung adalah sebuah seni mengolah energi (Chi) untuk membangkitkan suatu kekuatan atau daya (Kung). Seni ini sudah dikembangkan oleh kaum Tao yang disebut kelompok Chi Kung Men sejak ribuan tahun yang lalu.

Pada awalnya Chi Kung merupakan sarana awal sebagai pembuka jalan untuk berlatih spiritual Tao. Metodenya dirahasiakan dan hanya diturunkan kepada murid tertentu saja. Namun karena efek dari Chi Kung / Gie Kang (Hokian) yang bisa memperkuat tubuh fisik dan membangkitkan energi didalam diri. Maka Chi Kung juga digunakan sebagai fondasi ilmu beladiri (Kungfu / Wushu) yang disebut ‘Tenaga Dalam’ (Wei Kung / Gwa Kang dan Nei Kung / Lwe Kang). Karena efeknya yang berbahaya jika disalah gunakan, maka metode Chi Kung untuk membangkitkan ‘Tenaga Dalam’ juga dirahasiakan, terutama untuk latihan tingkat tingginya.

Pakar Tao juga menciptakan Chi Kung yang bersifat lebih ‘Lembut’ dan relatif aman. Kemudian diajarkan kepada masyarakat awam sekedar untuk pemeliharaan kesehatan dan pengobatan. Jenis Chi Kung inilah yang paling banyak kita temui dewasa ini. Meskipun sudah diperlembut, kekuatan yang dihasilkan masih bisa untuk pengobatan diri dan orang lain serta bisa juga untuk menangkal energi jelek lainnya.

Terapi kecantikan dan buka aura

Chikung dapat berguna untuk kesehatan, vitalitas, kebugaran, penyembuhan segala penyakit, membuka aura dan membuka simpul simpul kekuatan positif dari seluruh tubuh anda yang dipancarkan di wajah/kecantikan dalam alamiah dengan terapi chikung, dan latihan pernafasan.

Aura Therapy Definition


Aura therapy is a healing technique based on reading a person’s aura, or vital energy field, and then treating diseases revealed by the aura color or colors. Aura therapy is generally considered a subtype of biofield therapy, which is a form of energy therapy that utilizes energies thought to reside in or emanate from the human body (as distinct from electromagnetic energy therapies). There are several variations of treatment, but in general aura therapy emphasizes manipulating the aura energy back into a positive balance.

Origins

The exact origin of aura therapy is unknown, but historical references to it date back about 5,000 years. East Indian, Chinese, Jewish, and Christian faiths all have references to auras as energies that vibrate through physical matter. The energies are seen as colors and represent such states of being emotional, mental, astral, and celestial. Halos have also been considered a kind of aura. Historically, it was believed that the special powers of a psychic, mystic, or clairvoyant were needed to see auras. Today, there are many New Age centers that teach the art of aura reading and therapy.

In the late 1890s, the scientist and inventor Nicola Tesla (1856-1943) became the first person to photograph an aura. Auric photography took a big leap forward in the late 1930s when Semyon and Valentina Kirlian introduced a high-voltage imaging process that became known as Kirlian photography. Although there have been challenges to the use of Kirlian photography, the process was designed to photograph aura energy emitted by life forms, including plants, animals, and humans. A newer variation is aura imaging photography, which uses a special camera to take instant photos of a person’s aura. The size, shape, and color of the aura can then be analyzed to reveal specific physical, emotional, and mental problems.

Types of Aura Therapy

Since the early 1970s, several different forms of aura therapy have emerged within the alternative medicine field. Some brief descriptions follow.

Aura Color Therapy

Aura color therapy is more closely related to light therapy than to such other forms of aura therapy as therapeutic touch. In aura color therapy, the proportions of the colors in a person’s aura as well as their clarity or intensity are analyzed and treated. Aura color therapists maintain that the aura of a healthy person will have an undistorted oval shape around the body, with clear lines of light energy and a perfect balance of the seven colors of the rainbow. Muddy colors, bulges or swirls in the energy lines, or an absence of any of the major colors signal energy imbalances. For example, a depressed person will have large amounts of blue and green in the aura with no orange or yellow. A chronically angry person will have too much red and little or no blue.

Color therapy treatment consists of adding extra colors to a dull or depleted aura or using complementary colors to correct a color imbalance in the aura. For example, orange, which is the complementary color of blue, would be used to treat the aura of a depressed person. Several different techniques may be used to add or balance the colors, the most common being the use of colored lights to irradiate the client’s body, or the placement of colored gemstones on the client’s body while he or she lies on the floor or on a massage table. In another variation of aura color therapy, the client is advised to wear clothing in colors intended to balance or correct the aura.

Therapeutic Touch (TT)

Therapeutic touch, or TT, is a form of energy therapy that was developed in the United States in 1972 by Dora Kunz, a psychic healer, and Dolores Krieger, a professor of nursing at New York University. In TT, the practitioner alters the patient’s energy field through a transfer of energy from his or her hands to the patient. When illness occurs, it creates a disturbance or blockage in the aura or vital energy field. The TT practitioner uses her/his hands to discern the blockage or disturbance. Although the technique is called “therapeutic touch,” there is generally no touching of the client’s physical body, only his or her energetic body or biofield. TT is usually performed on fully clothed patients who are either lying down on a flat surface or sitting up in a chair.

A therapeutic touch session consists of five steps or phases. The first step is a period of meditation on the practitioner’s part, to become spiritually centered and energized for the task of healing. The second step is assessment or discernment of the energy imbalances in the patient’s aura. In this step, the TT practitioner holds his or her hands about 2–3 inches above the patient’s body and moves them in long, sweeping strokes from the patient’s head downward to the feet. The practitioner may feel a sense of warmth, heaviness, tingling, or similar cues, as they are known in TT. The cues are thought to reveal the location of the energy disturbances or imbalances. In the third step, known as the unruffling process, the practitioner removes the energy disturbances with downward sweeping movements. In the fourth step, the practitioner serves as a channel for the transfer of universal energy to the patient. The fifth step consists of smoothing the patient’s energy field and restoring a symmetrical pattern of energy flow. After the treatment, the patient rests for 10–15 minutes.

Tellington Touch (Ttouch)

Tellington touch, which is also known as Ttouch, is an interesting instance of an alternative therapy that began in veterinary practice and was later extended to humans. Ttouch was developed in England by Linda Tellington-Jones, a graduate of Feldenkrais training. The Feldenkrais method, which is usually considered a bodywork therapy, originated with Dr. Moshe Feldenkrais (1904-1984), a scientist and engineer who was also a judo instructor. The Feldenkrais method is based on redirecting the client’s habitual patterns of body movement, but it is unusual among bodywork therapies in its emphasis on new patterns of thinking and imagination as byproducts of the body’s reeducation. Tellington-Jones, who was employed as a horse trainer, began using Feldenkrais techniques on horses in 1975. In 1983 she developed the pattern of circular touching motions known as Tellington touch.

In the 1980s, Ttouch expanded from treating behavioral problems in horses to treating cats, dogs, and other household pets. In the 1990s, Ttouch was introduced into nursing school curricula for the treatment of humans. It has been used to treat patients suffering from such chronic conditions as pain syndromes, Alzheimer’s disease, arthritis, and multiple sclerosis as well as patients recovering from traumatic injuries or stroke. Ttouch is growing in popularity among hospice nurses as an alternative treatment for patients facing death.

In Ttouch, the practitioner touches the client’s skin but does not manipulate the underlying muscles or bones. The practitioner imagines the face of a clock on the client’s body and places a lightly curved finger at the 6-o’clock position. He or she then pushes the skin clockwise around the face of the clock for one and one-quarter circles, maintaining a constant pressure. The client’s body is gently supported with the practitioner’s free hand, which is placed opposite the hand making the circle. After each circular touch, the practitioner gently slides the hand down the body and repeats the circle.

Benefits

Aura therapy is generally designed to bring imbalances in the aura back into physical, mental, emotional, and spiritual balance. The benefits can be subtle (like a general feeling of peace and well-being) or dramatic (like experiencing a spiritual transformation or feelings of ecstasy). Changes may be immediate or can occur over several days. Repeated therapy sessions can maintain and deepen the aura energy balance.

Persons who have received therapeutic touch or Tellington touch from nurses frequently mention “com-fort” or “humanizing of health care” as important benefits.

Therapeutic touch and Tellington touch appear to benefit patients in intensive care units (ICUs), who frequently develop mild psychiatric disturbances from being isolated and from the fact that ICU equipment interferes with normal human sensory perception. It is thought that TT and Ttouch help to break down the patient’s feelings of isolation and disconnection from other people.

Description

Traditionally, an aura is a protective psychic and spiritual energy field that surrounds the physical body. Energy from an aura is usually not static. It is constantly flowing, flashing, vibrating, expanding, and decreasing. The colors detected usually indicate emotions, such as:

* lavender and purple for spirituality
* red/orange for sexual passion
* white for truth
* rose or pink for love
* red for anger
* yellow for intellect

Slow, deep breaths expand the aura while fast, shallow breaths decrease it. Spaces or gaps in the aura usually signify disease. These gaps often appear near the affected area, such as around the heart to signify heart disease. In general, auras have seven levels. Physical and ethereal auras extend up to a foot from the body, imagination and emotional auras extend about two feet, while the mental, archetypal (destiny), and spiritual auras extend about three feet.

There seems to be a general consensus among aura therapists that more than one session is required for optimal balancing. Many suggest three sessions within two or three weeks. The first session focuses on the physical aura, the next on the emotional, and the third on the spiritual. Once the aura levels are in balance, follow-up sessions are encouraged every six months to a year. Aura therapy is not covered by medical insurance. The cost can range from $50 to $100 or more per session.

Preparations

No advance preparation is required. However, many aura readers and therapists say the patient should have a genuine desire for better health and happiness. Also, many therapists suggest patients abstain from recreational drugs, alcohol, and sex for several days before the therapy for a better sense of clarity and focus.

Precautions

There are no known precautions associated with aura therapy.

Side Effects

No negative side effects associated with aura therapy have been reported, although a small minority of patients treated with TT or Ttouch report feeling uncomfortable with being touched by strangers.

Research & General Acceptance

Aura color therapy is considered a New Age treatment and is not generally accepted as valid by the conventional medical community. Skeptics argue that there are no scientific studies documenting the benefits of aura therapy or the existence of a human biofield. Most reports of the benefits of aura color therapy appear in New Age journals and magazines.

Although therapeutic touch has become a popular alternative/complementary approach in some schools of nursing in the United States and Canada, acceptance by the mainstream medical community varies. Many hospitals permit nurses and staff to perform TT on patients at no extra charge.

Tellington touch training is offered by some schools of veterinary medicine in the United States, and as of 2003 is also offered in continuing education programs in schools of nursing. It appears to be gaining wider support from the mainstream medical community as a useful technique in calming patients facing unpleasant or painful procedures. One study found that patients awaiting venipuncture who received Ttouch were more relaxed before the procedure and had significantly less dis-comfort afterward.

Training & Certification

No formal training or certification is required to practice aura reading, aura color therapy, TT, or Ttouch. However, a number of alternative medicine and New Age healing schools offer formal training and certification. Therapeutic touch and Tellington touch have their own training and certification programs.

Resources

Books

Bain, Gabriel Hudson. Auras 101: A Basic Study of Human Auras and the Techniques to See Them. Flagstaff, AZ: Light Technology Publications, 1998.

Bartlett, Sarah. Auras and How to See Them. London, UK: Collins & Brown, 2000.

Chiazzari, Suzy. The Complete Book of Color: Using Color for Lifestyle, Health, and Well-Being, Part Six: Healing Through the Aura. Boston, MA: Element, 1998.

Krieger, Dolores, Ph.D., R.N. Accepting Your Power to Heal: The Personal Practice of Therapeutic Touch. New York: Bear & Company, 1993.

MacFarlane, Muriel. Heal Your Aura: Finding True Love by Generating A Positive Personal Energy Field. Secaucus, NJ: Citadel Press, 1999.

Oslie, Pamela. Life Colors: What the Colors in Your Aura Reveal. Novato, CA: New World Library, 2000.

Snellgrove, Brian. The Magic in Your Hands: How to See Auras and Use Them for Diagnosis and Healing. Essex, UK: C. W. Daniel, 1998.

Tellington-Jones, Linda, and Sybil Taylor. The Tellington Touch: A Breakthrough Technique to Train and Care for Your Favorite Animal. New York and London, UK: Penguin Books, 1995.

Periodicals

Demmer, C., and J. Sauer. “Assessing Complementary Therapy Services in a Hospice Program.” American Journal of Hospice and Palliative Care 19 (September-October 2002): 306-314.

Hewitt, J. “Psychoaffective Disorder in Intensive Care Units: A Review.” Journal of Clinical Nursing 11 (September 2002): 575-584.

Rosa, Linda, MSN; Emily Rosa; Larry Sarner; and Stephen Barrett, MD. “A Close Look at Therapeutic Touch.” Journal of the American Medical Association 279 (April 1, 1998): 1005-11.

“Somesthetic Aura: The Experience of Alice in Wonderland.” The Lancet (June 27, 1998): 1934.

Wendler, M. Cecilia. “Tellington Touch Before Venipuncture: An Exploratory Descriptive Study.” Holistic Nursing Practice 16 (July 2002): 51-64.

Organizations

Feldenkrais Guild of North America. 3611 S.W. Hood Avenue, Suite 100, Portland, OR 97201. (800) 775-2118 or (503) 221-6612. Fax: (503) 221-6616. .

International Society for the Study of Subtle Energies and Energy Medicine (ISSSEEM). 356 Goldco Circle. Golden, CO 80401. (303) 278-2228. .

National Center for Complementary and Alternative Medicine (NCCAM) Clearinghouse. P.O. Box 7923, Gaithersburg, MD 20898. (888) 644-6226. TTY: (866) 464-3615. Fax: (866) 464-3616. .

The Nurse Healers Professional Associates International (NH PAI), the Official Organization of Therapeutic Touch. 3760 S. Highland Drive, Salt Lake City, UT 84106. (801) 273-3399. nhpai@therapeutic-touch.org. .

TTEAM/Ttouch in USA. P. O. Box 3793, Santa Fe, NM 87506. (800) 854-8326. .

TTEAM/Ttouch in Canada. Rochdell Road, Vernon, BC V1B 3E8. (250) 545-2336. .

[Article by: Ken R. Wells; Rebecca J. Frey, PhD]
Answers.com

Natural Health Blogs - BlogCatalog Blog Directory

SEKILAS TENTANG CAKRA


Menurut Kitab Tantra dan Kundalini Yoga di dalam lapisan tubuh terdapat 365 Cakra didalam tubuh termasuk tujuh buah Cakra Utama dan 7 cakra diluar tubuh (tidak termasuk cakra Sahasrara). Tujuh cakra utama tersebut adalah :
1. Cakra Mahkota ( Sahasrara )
2. Cakra Ajna (Adnya)
3. Cakra Wisudha (tenggorok)
4. Cakra Anahata (Jantung)
5. Cakra Manipura (Pusar)
6. Cakra Svadhistana (Sex)
7. Cakra Muladhara (Dasar)
CAKRA berarti perputaran energi atau pusat aliran energi dalam bentuk roda / cakram. Berputarnya roda energi menimbulkan Pusaran energi, pusaran energi yang terbentuk akan di alirkan ke alat-alat organ dalam pada tubuh fisik kita melalui nadi yang sangat halus (meridian). Aliran energi ini bertanggung jawab atas kerja dan fungsi organ dalam didalam tubuh fisik. Cakra-cakra ini letaknya pada tubuh etheris dan bersesuaian dengan organ dalam pada tubuh fisik.
Diamati secara kewaskitaan pada Tubuh Etheris kita, terdapat cekungan seperti sebuah terompet dimana didalam intinya terdapat bulatan sinar menyerupai Matahari/Bulan kecil yang memancarkan sinar dengan jumlah berkas sinar yang berbeda-beda. Bulatan sinar inilah yang dikenal dengan Cakra.
Dalam inti cakra terdapat jalinan simpul yang menyerupai anyaman. Anyaman/Inti cakra ini berhubungan erat dengan cakra-cakra lainnya, melalui nadi-nadi atau jalur meridian (tempat mengalirnya Prana ). Dari beberapa cakra ada cakra-cakra yang akar simpulnya berhubungan langsung dengan nadi utama (Sushumna Nadi ) yang terletak di rongga tulang punggung tubuh fisik.

( sumber : Teja Surya )(diambil dari http://www.e-banjar.com)