Daily Archives: 16 April 2009

Sufi Healing, Penyembuhan Power Spiritual Sufi


Sufi adalah guru spiritual tingkat tinggi dalam Islam, yang salah satu tugasnya adalah menjaga dan meneruskan ilmu yang mendalam dan tersembunyi dari Kitab Suci Al-Qur’an. Bagi kaum Sufi, tujuan utama dalam hidup adalah mengambil alih kemenejeran Allah di Bumi. Pelayanan para Sufi kepada umat manusia merupakan sesuatu yang sangat penting, sebagaimana sifat Rahman dan Rahim-Nya. Salah satu bentuk pelayanan adalah menyembuhkan mereka yang sakit dengan metoda Penyembuhan Sufis (dalam bahasa Inggris disebut Sufi Healing).

Dilihat dari displin spiritual, Allah menurunkan penyakit kepada manusia dalam tiga jenis, yaitu penyakit sebagai cobaan, penyakit yang disebabkan perbuatan masa silam, dan penyakit pengantar ajal.

Penyakit pengantar ajal tidak dapat disembuhkan oleh manusia. Sedangkan yang lainnya masih dapat diusahakan kesembuhannya oleh manusia.

Di dunia ini dikenal empat macam metoda penyembuhan :
Penyembuhan Modern, yaitu penyembuhan menurut disiplin kedokteran modern.
Penyembuhan Tradisional, yaitu akupunktur, pijat, ramuan tumbuhan, dsb.
Penyembuhan Spiritisme, yaitu yoga, magnetisme, hipnotisme, kebatinan, latihan pernapasan, dsb.
Penyembuhan Power Spiritual, yaitu penyembuhan yang dilakukan oleh Sufi (Sufi Healing).
Tiga metoda penyembuhan yang pertama, penyembuhan dilakukan dengan mendeteksi penyebab penyakit, baik penyebab medis maupun nonmedis. Kemudian dengan menggunakan kaidah-kaidah ilmiah mencari dan mendapatkan sesuatu yang dapat menjinakkan atau mematikan penyebab penyakit tersebut. Sedangkan metoda penyembuhan Power Spiritual tidak berurusan dengan penyebab penyakit tetapi dilakukan dengan cara berkomunikasi dengan Sang Penyebab penyakit, yaitu sebagai sebab dari segala sebab.

Sebagian orang juga mencari kesembuhan dengan pergi ke dukun atau tukang sihir. Kebanyakan dari mereka menggunakan bantuan jin atau makhluk halus untuk menyembuhkan penyakit. Cara tersebut tak dapat disamakan dengan metoda Penyembuhan Sufis yang sama sekali bebas dari campur tangan jin atau makhluk halus lain.

Penyembuhan Sufis adalah terapi penyembuhan cara Islami yang telah dipraktekkan oleh para Sufi sejak ratusan tahun lalu. Prinsip dasar dalam Penyembuhan Sufis adalah bahwa kesembuhan hanya datang dari Allah yang Maha Penyembuh. Para Sufi hanya bertindak sebagai perantara. Bukankah virus, bakteri, amuba, jamur, bibit penyakit lainnya, dan penyebab nonmedis (sihir, tenung, santet, dll) juga makhluk Allah yang bisa diajak berunding?

Metoda Penyembuhan Sufis berasal dari Kitab Suci Al-Qur’an dan dari Sunah Rasullah Muhammad SAW. Para Sufi menggunakan empat cara dalam menyembuhkan penyakit, yaitu dengan melakukan sholat dan doa, dengan obat-obatan tradisional, melakukan amalan tertentu, atau melalui benda tertentu.

Sholat merupakan ritual ibadah yang wajib dilakukan oleh umat Islam. Tujuan utama dari ibadah adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah, namun ibadah juga dapat memberikan kekuatan ruhani dan menyelaraskan fisik, mental, emosi dan ruhani, yang dapat memberikan efek penyembuhan bila dilakukan dengan semestinya.

Obat-obatan dapat berupa ramuan-ramuan yang dimakan, terapi aroma, atau terapi lainnya yang dipraktekkan dalam penyembuhan pasien tergantung dari kondisi mental dan fisiknya.

Amalan yang dilakukan dalam penyembuhan biasanya berupa puasa dan zikir. Selain puasa wajib bagi kaum Muslim pada bulan Ramadan, puasa sunah atau tambahan dapat dilakukan pada bulan-bulan yang lain. Puasa selain dapat meningkatkan spiritual bila dilakukan semestinya, juga dapat memberikan efek yang baik pada kesehatan tubuh.
Zikir, atau mengingat Allah, juga dipraktekkan dalam penyembuhan penyakit mental maupun fisikal. Zikir dilakukan dengan menyebut Nama Allah atau ayat suci Al-Qur’an dalam jumlah tertentu dan di waktu tertentu. Baik secara sendiri maupun bersama-sama dalam suatu majelis yang dipimpin seorang guru Sufi.

Cara lain yang dilakukan adalah dengan menggabungkan penggunaan Nama Allah, ayat suci, dan doa melalui cara yang unik dan kompleks. Formula tersebut kemudian dituliskan di atas kertas, tulang, atau kulit, yang kesemuanya disebut wifik.
Wifik tersebut kemudian dicelupkan ke dalam air minum pasien, atau dikalungkan, atau dipendam dalam tanah. Formula tadi dapat juga diucapkan dengan mulut atau dalam hati, atau dengan bermacam cara lain.
Formula tersebut dapat digunakan untuk menyembuhkan tidak hanya penyakit fisik dan mental, namun juga untuk mengatasi masalah keluarga, finansial, atau sosial.

Penyembuhan Sufis seperti ini memakai kekuatan malaikat-malaikat Allah hanya bisa untuk maksud yang konstruktif, bukan seperti praktek sihir dan tenung yang menggunakan bantuan jin atau makhluk halus lain yang bisa dipakai mencapai sesuatu yang destruktif.

Demikianlah pengantar sekilas mengenai Penyembuhan Sufis secara singkat. Informasi lanjutan yang lebih mendalam mengenai Penyembuhan Sufis atau Tasawuf dapat diperoleh dari referensi berikut :

Shaykh Hakim Moinuddin Chishti. The Book of Sufi Healing. New York: Inner Traditions International, Ltd., 1985.
Syaikh Abdul Qadir Jailani. Menyingkap Rahasia Kekasih Allah. (terjemahan Indonesia) Solo: Ramadhani, 1995.
Imam Al Ghazali. Ihya Ulumiddin. (sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia).
Al-Hujwiri. Kasyful Mahjub. (terjemahan Indonesia) Bandung: Mizan, 1992.
Muhammad Zuhri. Qasidah Cinta (kumpulan puisi sufi). Bandung: Pustaka, 1992.
Idries Shah. The Way of The Sufi. London: The Penguin Books, 1974. (sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia).
Annemarie Schimmel. Mystical Dimensions of Islam. The Univ. of North Carolina Press, 1975. (sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia).
Martin Lings. What is Sufism? Allen and Unwin, 1975. (sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia).

Mandi dengan Sari Bunga Murni (Pure Floral Oil)


Pure Floral Oil adalah salah satu media yang saya gunakan untuk Terapi Aura. Sari bunga murni yang telah saya aktifkan energinya ini, selain bermanfaat sebagai pengembang aura astral juga sarana rileksasi dan berkhasiat sebagai aromaterapi. Aromaterapi adalah Terapi menggunakan Minyak Sari Bunga Murni untuk membantu memperbaiki atau menjaga kesehatan, membangkitkan semangat, gairah, menyegarkan serta menenangkan jiwa. Bahkan dapat pula merangsang proses penyembuhan. Prosesnya tidak rumit dan jauh dari klenik. Cukup tambahkan beberapa tetes Pure Floral Oil pada air mandi anda, memberi kesegaran dan aroma wangi sepanjang hari. Kesehatan badan dan jiwapun otomatis terpulihkan dan terjaga.

Mandi sari bunga yang dahulu identik dengan hal sakral dan berbau mistis, sudah terbukti secara ilmiah bermanfaat bagi kesehatan. Elemen air dan bunga sebagai media utamanya, mampu memberikan kesegaran dan kasih sayang pada jiwa serta raga.

Penelitian terakhir di Eropa mengungkapkan, mandi ternyata tidak hanya baik untuk membersihkan tubuh dari kotoran dan menjauhkan stres, tetapi juga memiliki peran penting dalam meningkatkan sistem kekebalan. Hasil studi yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine menunjukkan, penderita diabetes yang menghabiskan hanya 30 menit berendam dalam bak air hangat dapat menurunkan tingkat gula darah sekitar 13 persen.

Sementara itu, penelitian di Jepang mengungkapkan kebiasaan berendam selama 10 menit dalam air hangat dapat memperbaiki kesehatan jantung pada pria dan wanita, membantu melakukan tes olahraga lebih baik, dan mengurangi rasa sakit.

Bagaimana dengan mandi bunga untuk rileksasi? Pada hakikatnya air dan bunga merupakan dua elemen yang mampu dijadikan sarana rileksasi. Dalam falsafah pengobatan tradisional Cina, air adalah elemen yang sangat kuat dalam praktik penyembuhan energi.

Air juga diposisikan sebagai pusat ritual spiritual. Tak heran, banyak budaya di dunia menganggap air sebagai elemen penting bagi pembersihan secara fisik maupun spiritual. Hingga kini, berjuta-juta orang masih mendatangi sungai atau mata air yang dianggap suci demi mendapat khasiat penyembuhannya.

Ketertarikan akan air adalah hal yang sangat naluriah karena sebagian besar komposisi otak, darah, dan otot kita terdiri atas air.

Seperti dijelaskan Debra Bokur dalam Alternative Medicine, ketika Anda menyelami diri sendiri, Anda akan kembali pada inti hubungan, yakni Anda dengan dunia sekeliling. Melalui aktivitas sederhana, yaitu mandi, Anda merayakan hubungan masa lalu antara air dan kehidupan.

Dengan sedikit usaha, mandi yang dilakukan sehari-hari dapat menjadi pengalaman bermeditasi dan bernuansa mistis. Pengalaman itu membantu Anda berhubungan dengan kebijaksanaan yang ada di dalam diri Anda.

“Manusia telah menggunakan air untuk memulihkan tubuh secara fisik, mental, dan emosional sejak dahulu,” kata Barbara Close, pendiri Naturopathica Holistic Health, Australia, dan penulis buku Pure Skin: Organic Beauty Basics. Dijelaskan, air sebagai agen penyembuhan telah lama digunakan untuk keperluan pengobatan gangguan fisik maupun psikis.

Kata Debra, jauh sebelum sebuah mata air dianggap suci dan menarik minat peziarah, muncul kebiasaan “mengambil air” di ruang-ruang pemandian oleh masyarakat Eropa. Penduduk Asia seperti di Indonesia atau Mesoamerika memiliki ritual mandi. Masyarakat Indonesia kadang menggabungkan penggunaan uap dan bunyi-bunyian sebagai seremonial.

Tak hanya itu, wanita Indonesia biasa menambahkan bunga dalam ritual mandi. Harapannya, agar aktivitas mandi dapat disertai dengan energi spiritual yang kuat lantaran berhubungan dengan tanaman-tanaman asli di sekitarnya.

Tom Suhalim, pemilik studio foto aura dan praktisi terapi energi bunga di Jakarta, menjelaskan bahwa bunga mampu memberikan energi positif bagi tubuh melalui aroma dan bentuknya. Wajar jika dalam prosesi mandi orang sering menambahkan bunga, baik dalam bentuk asli maupun sarinya, sebagai elemen untuk saling melengkapi sekaligus memaksimalkan energinya.

Selain memberikan kesegaran, mandi minyak sari bunga murni dipercaya mampu menurunkan stres dan menstabilkan medan energi. Pemanfaatan energi sari bunga dalam ritual mandi juga memberikan perubahan yang lebih positif, dari sisi mental, emosional, maupun spiritual, cakra lebih aktif, aura pun lebih terang dan kuat.

Karena itu, kemudian muncul ritual mandi kembang bagi calon pengantin atau siapa pun yang ingin mendapatkan sesuatu yang ”lebih”. Sayang, banyak orang memanfaatkan ini untuk kepentingan mistis atau klenik, yang tak ada hubungannya dengan nilai atau manfaat bagi kesehatan.

Guna meraih manfaat sari bunga dalam ritual mandi, biasanya dipilih jenis bunga yang memiliki aroma wangi dan menyegarkan. Dalam khasanah budaya Jawa dikenal sebutan kembang setaman, seperti mawar, melati, kenanga, pandan, dll.

Meski terkesan agak merepotkan, menikmati kesegaran air dan sari bunga murni secara bersamaan menjanjikan hal yang istimewa. Ibaratnya memberikan kasih pada jiwa dan menyayangi raga.

Tak perlu terpaku pada aturan tradisional bahwa mandi sari bunga harus dilakukan tepat tengah malam. Jika ingin rileksasi, misalnya mengendurkan ketegangan pikiran atau stres, mandi dengan sari bunga murni bisa dilakukan kapan saja.

Untuk keperluan terapi aura, bukan waktu mandi yang terpenting –meski secara spiritual ini sangat baik– tetapi seberapa besar energi bunga yang ada dalam air mandi.

Nah, cobalah Anda membasuh diri dengan air sari bunga murni yang saya sediakan. Nikmati kesegarannya, serap energinya. Saat mandi, saya menyarankan kepada para pasien untuk menggabungkannya dengan afirmasi khusus dan mind control untuk mendapatkan manfaat yang lebih kuat dan positif. Anda bisa membuktikan hasilnya dengan melakukan foto Aura.

Ingin tahu lebih banyak tentang Terapi Aura?

Silakan datang langsung ke:
Powered by Allah Azza wa Jalla, distributed by
AURA NUSANTARA
The Power of Nawaitu
“Niat-Yakin-Pasrah-Wujud”
Ijin DepKumDang no 73/2011/IV
Padepokan: Dkh. Kuripan RT 01 RW 01,
Kec. Mijen, KOTA SEMARANG
Telp. 024 7064 5776, 081 805 979 159
081 229 536 911 (No SMS)
Fax. 024 76671605
GURU BESAR: GMA dr. PRABOWO E.K

100 Blog Indonesia Terbaik